Make a blog

alextop

2 years ago

Membangun Kompetensi Finansial Untuk Menuju Kekayaan

Membangun Kompetensi Finansial Untuk Menuju Kekayaan

Seri Pemikiran Rober T. Kiyosaki

Kompetensi finansial adalah pelajaran yang paling tidak tersentuh oleh dunia pendidikan kita. Kalau kompetensi pekerjaan banyak sekali orang yang memberikan sertifikasi. Seperti sertifikasi dokter dengan program profesiya, sertifikasi advocate dengan pendidikan advocatnta dan program sertifikasi guru dengan pendidikan profesi gurunya. Namun profesi finansial jarang yang mengeluarkan sertifikasinya. Bahkan pemerintah memang tidak secara resmi mengeluarkannya.

Masalahnya adalah tidak banyak orang sukses secara finansial yang terjun di dunia pendidikan, sehingga sertifikasi finansial ini tidak dianggap penting di dunia pendidikan.

Namun apakah pemerintah menyelenggarakan sertifiaksi finansial atau tidak, kita tetap harus kompeten di bidang keuangan, kalau tidak, kita akan jatuh miskin. Keadaan yang sama sekali tidak pernah kita inginkan.

Kompetensi finansial akan membuat kita mandiri secara finansial dan tidak pernah tergantung termasuk terhadap pemerintah sekalipun. Sebenarnya kita dapat mengukur kaya atau miskinnya seseorang dari tingkat ketergantungan terhadap pemerintah. Semakin seseorang tergantung dengan pemerintah dia akan semakin miskin. Lihatlah mereka yang menjadi orang miskin dan harus disantuni oleh pemerintah, mereka sangat tergantung dengan pemerintah, lalu lihatlah para pengusaha, mereka sama sekali tidak tergantung dengan pemerintah, bahkan seringkali pemerintah tergantung pada mereka. Jadi anda yang bebas secara finansial adalah orang yang kaya. Dan kebebasan itu hanya akan terwujud kalau anda memiliki kompetensi finansial yang memadai.

========================================

Iklan: Mengenal Cara Kerja Mikrometer Sekrup

========================================

2 years ago

Orang Tua Sering Menjawab Sekenanya Saat Ditanya Cara Untuk Mendapatkan Banyak Uang

Orang Tua Sering Menjawab Sekenanya Saat Ditanya Cara Untuk Mendapatkan Banyak Uang

Seri Pemikiran Rober T. Kiyosaki

 

Pernahkan anda bermimpi untuk menjadi kaya raya. Memiliki banyak uang. Punya apartemen di mana-mana. Punya mobil yang paling mahal, punya pesawat jet pribadi. Lalu siapa orang yang pertama akan anda tanya untuk mewujudkan impian tersebut? Ya bagi anak-anak, orang tua adalah tempat paling mujarab untuk memperoleh jawaban. Tetapi kebanyakan orang tua tidak memahami masalah finansial.

Mungkin ketika ditanya soal mencari uang, seorang ayah hanya akan mengatakan, “Rajinlah belajar, nanti kamu tahu caranya mencari  uang.”

Sebenarnya jawaban di atas adalah jawaban karena ketidaktahuan. Karena ketidaktahuannya ayah kita hanya menjawab dengan jawaban standar. Berbeda dengan ketika anda menanyakan PR matematika waktu SD. Dia akan menjawab dengan detail masalah matematika itu, karena dia tahu betul cara mengerjakannya.

Hal yang sama mestinya juga menjadi jawaban ketika ditanya masalah uang. Semestinya dia menjawab dengan detail langkah demi langkah, bahkan bila perlu seperti guru mengajar, digunakan metode yang tepat. Praktek mencari uang dan memanagemennya seperti apa. Namun hal in tidak pernah dilakukan oleh para orang tua. Dan dapat dimaklumi karena kebanyakan orang tua kita bukan dari kalangan pengusaha yang merintis dari nol. Kalaupun orang tua kita dari kalangan pengusaha yang merintis usahanya dari nol, belum tentu juga dia memahami apa yang ia lakukan. Banyak juga pengusaha sukses yang mengatakan bahwa dia hanya beruntung saja, sehingga dapat menjadi sukses. Sebuah jawaban yang juga tidak memuaskan mereka yang ingin menjadi sukses.

================================

Iklan: Prinsip Kerja Mikrometer Sekrup

================================

2 years ago

Pelajaran tentang Kekayaan Juga Harus Disertai Praktek, Tidak Sekedar Teori

Pelajaran tentang Kekayaan Juga Harus Disertai Praktek, Tidak Sekedar Teori

Seri Pemikiran Rober T. Kiyosaki

Apa yang dilakukan Robert T Kiyosaki pada usianya yang ke-9 tahun adalah sebuah permualaan pelajaran finansial. Tidak bisa dikatakan pelajaran saat itu sebagai main-main saja. Nyatanya Robert merasa pelajaran itu bahkan lebih penting dari pelajaran saat ia dewasa.

Pelajaran tentang finansial, tentang kekayaan itu dilalui Robert dengan dipraktekkan. Tidak sekedar diteorikan. Bahkan Robert memulainya dengan praktek yang hampir membuatnya putus asa.

Untuk bisa memahami tentang uang kelihatannya mudah. Menangkap apa yang dituliskan Robert dalam bukunya untuk membangun asset seolah mudah. Tetapi kenapa pada kenyataannya banyak yang sudah membaca Rich Dad Poor Dad, tetapi tetap saja miskin?

Mereka yang gagal hanya mempelajari apa yang dituliskan Robert untuk dikonsumsi oleh otak mereka. Mereka sama sekali tidak peduli untuk mencobanya dalam kehidupan keuangan mereka. Seolah-olah dengan membaca buku itu dia merasa sudah kaya raya.

Cepat merasa puas dan segera merasa hebat setelah sedikit membaca bukunya Robert ini telah menjadikannya malas untuk melangkah dan mencoba lebih jauh. Akibatnya dia justru gagal menjadi kaya.

Apa yang diungkapkan oleh Robert T. Kiyosaki juga tidak boleh ditelan mentah-mentah. Kita harus menyesuaikannya dengan konteks Indonesia, lebih khusus lagi tempat di mana kita berbisnis. Bahkan prisnip-prinsip dasarnya sekalipun tetap bisa diubah. Karena inti dari pelajaran Robert dalah bagaimana kita mau berpikir tentang uang secara lebih serius. Dan koteks dalam lingkungan kita hanya bisa diperoleh dengan praktek.

===============================

Iklan: Cara Kerja Mikrometer Sekrup

===============================

2 years ago

Kesulitan Rober T Kiyosaki Pada Saat Awal Menerima Nasihat dari “Kedua Ayahnya”

Kesulitan Rober T Kiyosaki Pada Saat Awal Menerima Nasihat dari “Kedua Ayahnya”

Seri Pemikiran Rober T. Kiyosaki

Dalam bukunya Rich Dad Poor Dad, Robert T Kiyosaki menyampaikan apa yang menjadi kesulitannya pada awal belajar finansialnya dari 2 tipe orang tua yang berbeda.

Robert menjadikan Ayah temannya yang bekerja sebagai pengusaha sebagai Model ayah kaya. Kemudian Robert mengambil ayahnya sendiri yang bekerja sebagai pegawai sebagai contoh ayah yang miskin.

Pada awal karir bisnisnya, kedua ayahnya sama-sama memberi nasihat. Kedua-duanya juga sama-sama ingin dituruti nasihatnya. Sisi positif dengan memiliki  2 orang yang berbeda dan sama-sama memberi nasihat adalah dapat secara langsung membandingkan nasihat mereka berdua. Dapat menimbang-nimbang, mana yang lebih baik. Kalau “ayahnya” adalah satu orang, maka mau tidak mau ya harus ikut yang satu itu. Sehingga memiliki 2 “ayah” yang berbeda tipe menyebabkan Robert merasa mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh.

Perbedaan nasihat dari kedua ayahnya itu terutama adalah dalam hal finansial, jika yang satu mengatakan “belajarlah agar kamu dapat bekerja di perusahaan yang bonafit” sementara itu ayah yang satunya akan mengatakan. “belajarlah kamu agar kamu dapat membeli perusahaan yang bonafit”. Yang satu mengatakan “akar kejahatan adalah karena orang tamak dengan uang”, yang satunya lagi mengatakan “akar kejahatan adalah karena seseorang kesulitan dalam hal keuangan mereka”.

Selain sisi positif, hal yang menyulitkan Robert adalah karena kedua ayahnya tersebut sama-sama belum menunjukkan kesuksesan financial di mata Robert. Mereka masih terlihat sama dalam hal finansial, sehingga hal yang tidak bisa disimpulkan saat Robert masih remaja adalah, mana yang lebih sukses. Karenanya kemudian Robert harus menimbang-nimbang sendiri, mana nasihat finansial yang kira-kira lebih tepat. Itulah kesulitan Robert Kiyosaki di awal belajar finansialnya.

===============================

Iklan: Cara Kerja Mikrometer Sekrup

===============================

2 years ago

Kenapa Orang Kaya Bisa Pandai Mengumpulkan Uang

Kenapa Orang Kaya Bisa Pandai Mengumpulkan Uang

Seri Pemikiran Rober T. Kiyosaki

Orang yang tidak berbakat menjadi wirausahawan, akan melihat sebuah peluang usaha dari resikonya. Dari peluang tersebut dia akan dengan cepat menangkap resiko bisnis tersebut. Berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan peluang bisnis tersebut gagal dapat dengan segera disimpulkan. Dia akan beranggapan hanya sedikit orang yang berhasil menjadi pengusaha.

Hal yang sama sebenarnya bisa kita katakan pada calon pemain sirkus. Sebelum mereka menjadi pemain sirkus, kita tidak akan pernah percaya dia mampu melakukan hal-hal luar biasa seperti yang dimainkan para pemain sirkus. Satu-satunya hal yang menyebabkan dia berhasil adalah latihannya yang serius dan terus menerus. Dia berlatih teknik-teknik sirkus lebih banyak daripada orang lain yang gagal. Akibatnya dia berhasil.

Kita juga bisa beralasan bahwa diri kita bukanlah seorang penemu yang berbakat. Kita beranggapan bahwa yang berbakat menjadi penemu adalah mereka yang cerdas. Tetapi kenyataannya Thomas Alfa Edison yang tidak begitu cerdas, mampu membuat banyak sekali penemuan. Satu-satunya hal yang bisa mewujudkan cita-citanya adalah usaha keras dan terus menerus.

Ketika anda berpikir akan gagal menjadi wira usaha, maka satu-satunya yang dapat menyangkalnya adalah kerja keras dan keseriusan anda. Kalau anda terus-menerus berusaha, belajar, memikirkan dan mengambil kesimpulan, maka tak ubahnya seperti penemu dan pemain sirkus, andapun dapat melakukannya, menjadi pengusaha sukses.

Kalau anda masih terus pesimis, maka anda perlu melihat contoh yang terakhir ini. Bahkan untuk menjadi pekerja atau buruh kasar sekalipun, anda harus serius dan terlatih. Kalau anda menjadi buruh tidak pernah mau melatih diri agar terampil dalam pekerjaan tersebut, maka anda akan gagal. Dan buktinya banyak orang yang gagal menjadi buruh kasar. Karena mereka bermalas-masalan dan tidak mau berlatih.

===============================

Iklan: Cara Kerja Mikrometer Sekrup

===============================

2 years ago

Apakah Biaya Tetap Itu?

Apakah Biaya Tetap Itu?

Dalam sebuah usaha kita mengenal adanya dua macam biaya, yaitu biaya tetap (fixed cost) dan biaya berubah (variable cost). Berbagai pengeluaran akan dapat dikelompokkan ke dalam dua macam biaya tersebut. Biaya berubah adalah biaya yang besarannya selalu berubah sesuai dengan jumlah barang yang diproduksi atau dijual.

Contoh biaya berubah adalah biaya packing,  biaya bahan baku dsb. Contoh, misalkan kita memiliki sebuah pabrik pembuatan tahu, maka biaya bahan baku yaitu kedelai akan berbeda-beda sesuai dengan jumlah yang diproduksi. Jika kita memproduksi 500 kedelai membutuhkan biaya 100 ribu, maka biaya tersebut akan berubah ketika kita memproduksi 100 kedelai. Untuk memproduksi 100 kedelai biaya akan berubah menajdi 200 ribu, demikian seterusnya.

Untuk dapat mengurangi besarnya biaya berubah ini, maka kita harus dapat mencari sumber bahan baku yang harganya murah. Dengan akses yang baik terhadap harga murah, maka biaya bahan baku per unit akan menajdi turun.

Faktor biaya berubah ini akan sangat mempengaruhi keuntungan, berapapun jumlah yang kita produksi. Sehingga baik perusahaan besar, maupun perusahaan kecil biaya berubah merupakan titik sentral dalam merencanakan kegiatan produksi. Secara umum biaya tetap ini tidak akan berubah walaupun kita memproduksi dalam skala besar. Tetapi biasanya penurunan biaya hanya disebabkan oleh karena pembelian bahan baku dalam jumlah besar akan memungkinkan kita mengakses bahan baku yang lebih murah. Jadi pengaruhnya adalah secara tidak lagsung.

=================================
Iklan: depot air minum isi ulang
=================================

2 years ago

Segmentasi Pasar Juga Harus Mempertimbangkan Perilaku Pelanggan

Segmentasi Pasar Juga Harus Mempertimbangkan Perilaku Pelanggan

 

Perilaku calon pelanggan atau pelanggan tentu akan sangat berpengaruh terhadap strategi yanga kan diterapkan. Kemampuan membaca perilaku ini merupakan instrument penting dalam penentuan segmentasi pasar. Perilaku pasar meliputi: status pemakai tetap, sensitivitas harga, kesiapan, tingkat pemakaian, dan loyalitas.

Status pemakai tetap meliputi: belum merupakan pemakai, bekas pemakai, dan pemakai. Pelanggan yang sudah menjadi pemakai tetap produk lain tentu akan sulit untuk kita tarik membeli produk kita. Sementara itu bekas pemakai dan bukan pemakai merupakan peluang yang dapat kita kejar. Untuk pasar yang merupakan pelanggan yang belum memakai, maka kita masih harus memberikan edukasi pada mereka tentang produk yang kita pasarkan, sehingga ada tenaga ekstra untuk ini. Sementara itu untuk pelanggan yang bekas pemakai mereka tidak perlu edukasi tetapi mereka mugkin adalah pelanggan yang kecewa, sehingga mereka akan sulit dimasuki oleh produk yang perrnah mereka pakai tersebut.

Pada konsumen yang sensitivitas terhadap harganya tinggi, artinya mereka mudah terpengaruh oleh harga, maka strateginya, kita harus bisa menyediakan harga murah. Konsumen jenis ini akan membeli barang yang mereka anggap murah. Sementara pelanggan yang tidak sensitive harga, kita cenderung bebas menentukan harga.

Kesiapan pelanggan meliputi tertarik, tidak tertarik, atau yang paling siap adalah mereka yang mau beli. Tingkat pemakaian meliputi sedikit, sedang dan banyak. Sementara itu loyalitas mencakup pelanggan setia dan tidak setia.

Semua hal di atas harus dipertimbangkan dalam segmentasi pasar. Semakin menyeluruh pertimbangannya, maka akan semakin baik.

=================================
Iklan: depot air minum isi ulang
=================================

2 years ago

Gaya Hidup Merupakan Hal Penting dalam Menentukan Segmentasi Pasar

Gaya Hidup Merupakan Hal Penting dalam Menentukan Segmentasi Pasar

 

Salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan dalam segmentasi pasar adalah gaya hidup atau psikografi pelanggan. Gaya hidup ini tentu juga akan sangat menentukan apa dan seberapa banyak yang mereka beli. Bagi produsen hal ini berarti potensi penjualan yang dapat dihitung dan diketahui jenisnya.

Secara umum gaya hidup dapat dibagi menjadi 3 macam. Ada gaya hidup sederhana, gaya hidup sekedarnya dan gaya hidup mewah. Masing-masing kelompok akan sangat berbeda dalam membelanjakan uangnya. Perilaku inilah yang harus benar-benar menjadi pertimbangan.

Mereka yang bergaya hidup sederhana, pada umumnya akan membelanjakan uangnya untuk hal-hal yang memang sangat mereka butuhkan. Bahkan seringkali tidak semua kebutuhan dipenuhi, walaupun sebenarnya mereka mampu. Bagi mereka ketakutan akan kehabisan uang itu menjadi sangat besar. Kelompok ini juga tidak mudah terpengaruh oleh tren yang sedang terjadi. Pembelian mereka bukanlah berdasarkan tren.

Kelompok yang lainnya adalah kelompok yang bergaya hidup mewah. Kelompok ini adalah pasar yang sagat empuk, bagi para produsen. Namun tentu saja mereka menginginkan kualitas yang tinggi. Mereka yang bergaya mewah biasanya tidak peduli seberapa banyak mereka menghabiskan uangnya. Yang terpenting adalah, mereka puas, dan bisa membanggakannya dengan orang lain.

Gaya hidup pertengahan antara sederhana dan mewah adalah mereka yang memenuhi kebutuhan mereka sekedarnya saja. Apa yang mereka butuhkan mereka beli dan yang tidak tidak dibeli. Namun mereka juga tidak terlalu pelit membelanjakan uangnya. kelompok ini adalah kelompok yang paling rasional dalam melakukan pembelian.

=================================
Iklan: depot air minum
=================================

2 years ago

Karakteristik Pelanggan Sebagai Pertimbangan Menentukan Segmentasi

Karakteristik Pelanggan Sebagai Pertimbangan Menentukan Segmentasi

 

Karakteristik pelanggan tentu sangat menentukan bagaimana pasar berperilaku. Oleh karena itu karakteristik pelanggan ini harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan segmentasi pasar. Jika perilaku pelanggan tidak diperhitungkan dalam segmentasi pasar, maka kemungkinan besar segmentasi yang dibuat akan gagal dioperasionalkan dilapangan. Dan tentu hal ini akan membawa kerugian bagi perusahaan.

Karakteristik pelangga ini meliputi: geografis, jenis usaha, ukuran usaha, jenis kelamin, usia, pekerjaan dan pendapatan. Masing-masing harus dipertimbangakn dengan baik.

Letak geografis berkaitan dengan kebutuhan ditempat pelanggan tersebut tinggal. Terutama kebutuhan yang spesifik dengan kondisi wilayah. Misalkan di Jakarta akan berhadapan dengan pelanggan yang setiap hari dijebak macet, sehingga banyak mengalami stres, di sana juga banyak polusi dsb.

Jenis usaha yang dilakukan oleh pelanggan tentu akan mempengaruhi bagaimana dunia berperilaku. Termasuk dalam hal ini jenis usaha yang berbeda akan membelanjakan uang untuk barang yang berbeda. Bahkan volume pembelanjaan juga akan cenderung berbeda.

Ukuran usaha tentu juga akan menampilkan perbedaan kebutuhan dan keinginan dari pelanggan. Jika ukuran usaha besar, maka kebutuhannya tentu dalam skala yang juga besar, dan sebaliknya.

Laki-laki dan perempuan akan berperilaku seperti sifat yang sudah biasa kita kenali dan hal itu harus diperhitungkan dalam pemasaran.

Pekerjaan dan pendapatan adalah hal lain yang akan juga harus menjadi pertimbangan yang sangat penting. Orang yang berpenghasilan besar tentu saja akan lebih royal dalam membelanjakan uang. Jenis pekerjaan juga demikain. Para petani baisanya akan lebih hemat dalam membelanjakan uangnya.

=================================
Iklan: depot air minum
=================================

2 years ago

Syarat agar Segmentasi Pasar Dapat Menghasilkan Keuntungan Maksimal dan Nyata

Syarat agar Segmentasi Pasar Dapat Menghasilkan Keuntungan Maksimal dan Nyata

 

Dalam melakukan segmentasi pasar kita akan dipaksa membagi-bagi pasar sesuai dengan model yang kita buat. Segmentasi dari sebuah perusahaan dengan perusahaan lain kemungkinan akan berbeda. Segmentasi ini tentu saja bertujuan memaksimalkan keuntungan oleh karena itu kita harus mengenal beberapa syaratnya agar segmentasi dapat berhasil denga baik.

Segmentasi pasar harus bisa menjamin bahwa keuntungan yang akan diperoleh bersifat jagka panjang. Harus menghindari keuntungan yang besar, tetapi hanya untuk jangka pendek saja. Keberlangsungan bisnis tentu akan lebih berharga daripada sekedar keuntungan besar, tetapi tidak dapat berlanjut. Strategi seperti melakukan pemasaran yang tidak jujur dengan mengarahkan produk murahan pada orang kaya dan mengatakannya sebagai produk berkualitas adalah contohnya. Strategi ini dalam jangka pendek akan menghasilkan keuntungan besar, tetapi tidak lama kemudian akan diblacklist oleh pasar.

Segmentasi pasar harus dapat diukur dengan jelas besarannya. Dengan demikian potensi yang dijanjikan oleh masing-masing segmen akan dapat dihitung dengan baik. Potensi yang dimaksud adalah potensi untuk menghasilkan keuntungan bagi perusahaan produsen.

Penghitungan besarnya potensi tersebut juga berkaitan dengan kebutuhan sumber daya dari perusahaan. Sehingga perhitungan ini akan memperjelas potensi mana dan dibutuhkan berapa. Terutama perusahaan kemudian akan konsen pada potensi yang sudah dimiliki oleh perusahaan. Perusahaan juga mesti mencari pengganti yang tepat dari potensi yang dibutuhkan tetapi belum dimiliki oleh perusahaan tersebut.

 

=================================
Iklan: depot air minum
=================================